Juru taktik Barcelona, Quique Setien tidak bisa membantah fakta bahwa Robert Lewandowski adalah salah satu striker terbaik saat ini dan bisa jadi ancaman bagi timnya dalam laga melawan Bayern Munchen nanti.

Tak terbantahkan, musim ini Lewandowski memang tampil ciamik. Pemain Polandia tersebut mampu memproduksi total 53 gol dari 44 laga di semua kompetisi bagi bayern Munchen.

Berkat performa yang apik tersebut, Lewy sukses mempersembahkan gelar juara bundesliga Jerman dan DFB Pokal untuk Bayern Munchen.

Sedangkan Barcelona masih mengandalkan Lionel Messi. Kendati sudah berusia 32 tahun, Messi masih produktif dimana musim ini dia telah mengemas 31 gol di semua ajang untuk raksasa Catalan.

Wajar jika kemudian orang-orang meyakini bahwa Lewandowski dan Messi menjadi sorotan utama dalam laga kali ini. Kedua pemain akan jadi ancaman bagi kedua tim di sepanjang pertandingan nanti.

Ketajaman Lewandowski di satu sisi membuat salah satu legenda Jerman, Lothat Matthaus beranggapan bahwa pemain Polandia sudah layak disejajarkan dengan Messi.

Setien sendiri mengakui kehebatan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut, tapi dia tidak setuju soal sang striker sudah sejajar dengan Messi.

“Lewandowski adalah pemain yang hebat, tapi saya pikir dia tidak berada di level Leo,”

“Saya pikir itu sudah jelas. Benar kalau performanya sedang bagus dan dia sangat dibantu oleh rekan setimnya. Dia dalam kondisi yang bagus, begitu juga dengan Leo, dan kami telah melihatnya saat melawan Napoli,” ucap Setien seperti yang dikutip dari Marca.

Karena ketajamannya musim ini, banyak yang menyarankan Barcelona untuk mengawal ketat Lewandowski dalam pertandingan nanti. Akan tetapi, Setien tidak akan berfokus pada satu titik saja.

“Kami mengetahui potensi lawan. Kami akan mencoba untuk meminimalisir kekuatannya. Mereka secara potensi sangat luar biasa, tapi begitu juga dengan kami,”

“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang seimbang, dengan berbagai alternatif dari kedua sisi. Kami bisa bicara banyak pada pertandingan kali ini,” pungkas mantan pelatih Real Betis tersebut.

Adapun, duel Super Big Match ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu dinihari WIB nanti, 14 Agustus 2020.