Krisis Ekonomi yang dialami klub-klub Serie A Italia dianggap akan sulit untuk berakhir. Bahkan, seorang Lionel Messi sekalipun bergabung dengan klub Serie A tidak akan mengembalikan situasi.

Serie A Italia dulunya memang dikenal sebagai liga sepakbola terbaik di Eropa bahkan dunia. Banyak yang menganggap Liga Calcio sebagai kiblat sepakbola. Tak heran jika banyak pemain bintang yang bermain untuk klub Italia di masa lalu.

Namun, sejak munculnya kasus Calciopoli di tahun 2006, Serie A Italia mulai ditinggalkan para penikmat sepakbola. Situasi tersebut membuat klub-klub disana mengalami krisis, sehingga sulit mendatangkan pemain bintang.

Sedangkan di satu sisi, Messi sempat dikabarkan akan hengkang dari Barcelona guna merapat ke Italia. Inter Milan pun disebut sebagai klub yang paling berpeluang mendapatkan jasa pemain terbaik dunia enam kali tersebut.

Spekulasi ini jelas hanya isapan jempol belaka, dan diklaim hanya permainan media setelah Juventus berhasil menggaet Cristiano Ronaldo dari Real Madrid di tahun 2018 lalu. Namun kemudian, Isu ini kembali diangkat oleh mantan presiden Inter Milan, Massimo Moratti, beberapa hari yang lalu.

Menanggapi perkataan mantan Presiden Nerazzurri tersebut, Presiden La Liga Javier Tebaz mengutarakank pendapat yang berbeda. Menurutnya, Messi sekalipun bergabung dengan klub Serie A tak akan mampu mengembalikan kejayaan kompetisi.

“Saya tidak yakin kedatangan Messi bisa menyelesaikan permasalahan Serie A, yang berkaitan dengan hubungan antara utang yang tinggi serta pemasukan yang kurang. Angka-angka Serie A berada di bawah tekanan finansial yang nyata dan Leo Messi tak bisa memperbaiki masalah itu,” ungkapnya kepada La Gazzetta dello Sport.

Secara pribadi, Javier Tebaz berharap agar Messi tetap bertahan di La Liga Spanyol. Namun, jika memang akhirnya pergi hal tersebut tak akan melemahkan kompetisi yang dia pimpin.

“Saya ingin Lionel Messi bertahan di sini, tetapi jika dia pergi, itu tidak akan menjadi sebuah tragedi. Orang-orang berkata bahwa La Liga kehilangan banyak uang jika Cristiano Ronaldo pergi, tapi sebaliknya kami justru mendapatkan lebih banyak, bahkan di Portugal.”

“Bintang besar membantu, namun tidak besar untuk sebuah liga,” pungkasnya.