Lionel Messi terlihat masih produktif musim ini, dia bahkan berhasil memenangkan penghargaan pemain terbaik dunia FIFA, dan Ballon d’Or. Namun melihat performanya belakangan, legenda Athletic Bilbao, Francisco Yetes menilai bahwa Messi sudah termakan usia.

Pada Desember 2019 lalu, Lionel Messi berhasil memenangkan persaingan dengan Cristiano Ronaldo dan Virgil Van Dijk dalam perburuan Ballon d’Or atau pemain terbaik dunia. Dengan trofi tersebut, kini La Pulga sudah mengoleksi enam Ballon d’Or, yang terbanyak dalam sejarah.

Sebelumnya, Messi juga pernah memenangkan penghargaan pemain terbaik dunia dari FIFA. Dan dari segi performa, Pemain Argentina masih mampu membuktikan kualitasnya di atas lapangan. Pada musim ini, kucuran golnya pun masih sulit untuk dihentikan barisan pertahanan lawan.

Total dari 24 penampilannya di semua ajang musim ini, Messi berhasil mencetak 19 gol dan menyumbang 12 assist diantaranya untuk Barcelona. Tak heran jika Messi meski sudah berusia 32 tahun, tetap mampu menarik sanjungan dari banyak pihak.

Namun tidak bagi legenda Athletic Bilbao, Fransisco Yetes. Ia tidak memungkiri bahwa penampilan Messi di atas lapangan masih memukau, namun dirinya melihat ada penurunan performa dari ayah tiga anak tersebut.

“Messi telah bermain selama bertahun-tahun di level yang tertinggi dan saya pikir dia masih memiliki level tersebut. Namun mungkin dia sudah tidak menentukan seperti dirinya dulu lagi. Tapi performanya masih tetap spektakuler,” ujar Yetes kepada Goal International.

Kendati demikian, Yetes mengaku kagum dengan Lionel Messi dalam hal usahanya membenahi kelemahan. Dulu, Messi dikenal lemah dalam eksekusi tendangan bebas. Pemain Argentina lantas berjanji meningkatkan kemampuannya.

Benar saja, belakangan dia selalu sukses mengeksekusi tendangan bebas, dan Yetes pun mengakui hal tersebut.

“Saya pernah membaca kalau dirinya mengakui bahwa dia telah bekerja keras untuk menjadi lebih efektif pada area itu, dan dia melakukannya. Dia sekarang sangat efektif pada aspek itu, seperti dirinya di departemen lainnya, dan merupakan yang terbaik di dunia,” pungkasnya.

Messi belakangan diisukan sedang terlibat konflik dengan direktur olahraga Barcelona, Eric Abidal terkait pemecatan Ernesto Valverde dari kursi pelatih.