Namun demikian, striker asal Swedia tetap mengaku senang atas keberhasilan rekan-rekannya mengamankan trofi Liga Europa, yang merupakan trofi kedua dari tiga yang tersedia musim ini. Itulah yang terpenting bagi United, terlebih musim depan mereka bermain di UCL.

Zlatan Ibrahimovic Amat Kesal Tak Bisa Main di Final UEL

Striker Veteran Manchester united, Zlatan Ibrahimovic, baru saja mengungkapkan perasaannya setelah melihat rekan-rekan tampil bagus di partai final Liga Europa untuk kemudian keluar sebagai juara pertama. Diakui pemain asal Swedia bahwa dia sangat menyesal karena hanya bisa duduk di bangku cadangan melihat rekan-rekannya berjuang.

Sebagaimana diketahui, Manchester United berhasil memenangi trofi kedua musim ini usai mengalahkan Ajax Amsterdam di babak final Liga Europa yang berlangsung di Stockholm, Swedia. Pada pertandingan tersebut, United yang tampil bertahan sejak menit pertama sukses unggul cepat lewat gol Paul Pogba, kemudian memastikan kemenangan dengan gol Henrikh Mkhitaryan di babak kedua.

Sedangkan, Zlatan Ibrahimovic tidak bisa bermain karena tengah mengalami cedera lutut parah sejak april lalu. Yang bersangkutan pun terlihat hanya bisa duduk manis di bangku cadangan, menyaksikan rekan-rekannya berjuang hingga akhir. Diakui eks Barcelona, bahwa situasi tersebut memnuatnya kecewa, namun yang paling penting bagi Ibra adalah kemenangan United yang menghasilkan trofi dan tiket ke ajang Liga Champions Eropa musim depan.

“Bila Anda menang, Anda selalu merasa bahafia, Anda bahkan tidak merasa sakit. Saya menyesal tidak bisa bermain di partai besar ini, itu normal. Saya ingin berada di lapangan tapi situasinya tak memungkinkan,”

“Saya memiliki peran yang berbeda, saya mendukung tim, tapi terpenting adalah kami berhasil juara. Itu yang paling penting karena ini adalah trofi kolektif. Anda menang dan kalah bersama. Sekarang kami mengangkat trofi lainnya, dua dari tiga yang tersedia musim ini,” tutur Ibra, seperti dikutip Sky Italia.