Berita Bola Sbobet

Berita prediksi dan hasil pertandingan bola paling lengkap dari situs sbobet

Prediksi Akurat Polandia vs Denmark 9 Oktober 2016 | Berita Bola Sbobet

Prediksi Akurat Polandia vs Denmark 9 Oktober 2016

Berita Bola Sbobet – Partai “Big Match” akan tersaji di Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, yang akan mempertemukan Polandia versus Denmark. Laga ini akan berlangsung di Stadion Narodowy, Minggu (9/10) dinihari.

Laga ini dipastikan berlangsung seru dan menarik, karena kedua tim sama-sama ngotot untuk bisa mengantongi tiga poin.

Polandia selaku tuan rumah jelas lebih diunggulkan untuk memenangkan laga ini, namun Denmark bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan.

Itu bisa dilihat dari rekor pertemuan kedua tim, dari lima pertemuan terakhir, Robert Lewandowski cs hanya mampu menang sekali, tiga lainnya berakhir kekalahan, dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Lantas mampukah Arkadius Milik dkk menyudahi rekor buruk kala bersua Denmark? Simak ulasan prediksi pertandingan selengkapnya dibawah ini.

Head To Head Polandia vs Denmark :

15/08/2013 Polandia 3 – 2 Denmark
17/01/2010 Polandia 1 – 3 Denmark
01/06/2008 Polandia 1 – 1 Denmark
17/08/2006 Denmark 2 – 0 Polandia
19/08/2004 Polandia 1 – 5 Denmark

5 Pertandingan Terakhir Polandia :

04/09/2016 Polandia 2 – 2 Kazakhstan
01/07/2016 Polandia 1 – 1 Portugal
25/06/2016 Polandia 1 – 1 Swiss
21/06/2016 Polandia 1 – 0 Ukraina
17/06/2016 Polandia 0 – 0 Jerman

5 Pertandingan Terakhir Denmark :

04/09/2016 Denmark 1 – 0 Armenia
01/09/2016 Denmark 5 – 0 Liechtenstein
30/03/2016 Denmark 0 – 1 Skotlandia
25/03/2016 Denmark 2 – 1 Islandia
18/11/2015 Denmark 2 – 2 Swedia

Prediksi susunan pemain Polandia vs Denmark dari Daftar Sbobet :

Polandia : Lukasz Fabianski; Maciej Rybus, Kamil Glik, Bartosz Salamon, Lukasz Piszczek; Grzegorz Krychowiak, Jakub Blaszczykowski, Piotr Zielinski, Bartosz Kapustka; Arkadiusz Milik; Robert Lewandowski.

Denmark : Frederik Roennow; Jannik Vestergaard, Simon Kjaer, Andreas Christensen; Peter Ankersen, Riza Durmisi, William Kvist, Christian Eriksen, Pierre-Emil Hoejbjerg; Nicolai Joergensen, Viktor Fischer.

Prediksi Akurat Skor Pertandingan Kualifikasi PD 2018 Polandia vs Denmark 9 Oktober 2016 : Polandia 2-1 Denmark.

5 Bek Terbaik Dunia Yang Akui Kehebatan Messi

Lupakan sejenak isu kepergian Lionel Messi dari Barcelona, dibalik beberapa kejutan yang pernah dia lakukan, faktanya mega bintang Argentina tersebut memang pemain kelas wahid.

Sebagai seorang penyerang yang sangat diandalkan Barcelona selama ini, Messi telah menghadapi banyak bek-bek hebat. Tidak sedikit dari mereka yang akhirnya mengakui kehebatan La Pulga, termasuk diantaranya 5 pemain berikut:

1. Sergio Ramos

Messi dan Ramos sering kali saling berhadapan karena membela dua klub yang kental akan rivalitas El Clasico. Dalam sebuah kesempatan Ramos pun menyanjung kehebatan Kapten Barcelona itu, dan menyebutnya lebih baik dari Diego Maradona.

“Di sepakbola Argentina, mereka tahu betul bahwa Diego Maradona adalah pemain bersejarah yang mengubah Argentina. Tapi bagiku, Messi adalah yang terbaik,” ujar Sergio Ramos.

2. Giorgio Chiellini

Chiellini adalah salah satu bek andalan Juventus dalam beberapa tahun terakhir. Meski terpisah liga, tapi dia kerap berhadapan dengan Messi, termasuk di Final Liga Champions Eropa tahun 2015 silam.

Menurut bek timnas Italia ini, Messi adalah pemain yang lebih baik dari rekannya sendiri, Cristiano Ronaldo.

“Saat berhadapan dengan Ronaldo, Anda masih bisa berusaha untuk tidak membiarkannya pergi. Saat berhadapan dengan Messi, Anda hanya bisa berdoa,” kata Chiellini.

3. Virgil Van Dijk

Bek Timnas Belanda dan Liverpool ini kalah bersaing dengan Messi dalam perburuan gelar Ballon d’Or 2019. Dia tidak lantas kecewa dan mengakui kehebatan La Pulga, bahkan tidak peduli kegagalan Messi di ajang Liga Champions Eropa, menurutnya Messi tetap yang terbaik.

“Saya pikir Messi adalah pemain terbaik dunia. Dia pantas mendapat status yang terbaik selama masih aktif bermain. Meski saat itu kami mengalahkannya, itu tidak menjadi masalah. Bagi saya, Messi tetap yang terbaik meski tidak mencapai final Liga Champions.” tutur Virgil van Dijk.

4. Mats Hummels

Musim ini bukan musim terbaik Messi, performanya naik turun tapi tetap bisa mencetak 36 gol untuk Barcelona di semua ajang. Menurut Mats Hummels, ketika berada dalam performa terbaik, Messi adalah yang terbaik.

“Dalam performa terbaik, Messi adalah pesepak bola terbaik yang pernah saya lihat. Titik,” kata Mats Hummels.

Memphis Depay Bakal Jadi Rekrutan Pertama Barcelona?

Seiring dengan kedatangan Ronald Koeman sebagai manajer anyar Barcelona, kuat diduga raksasa Catalan bakal menjadikan Memphis Depay sebagai rekrutan pertama mereka pada bursa transfer musim panas ini.

Setelah resmi mendepak Quique Setien dari kursi Manajer, Barcelona langsung mengumumkan keputusan mereka menunjuk Ronald Koeman sebagai manajer baru.

Tentu saja, Pria asal Belanda mengemban tugas yang berat di Barcelona, terutama setelah kegagalan total raksasa Catalan pada kampanye musim ini. Terakhir, mereka bahkan dibantai habis Bayern Munchen dengan skor telak 8-2 pada babak perempat final Liga Champions Eropa.

Untuk mencapai misi yang berat ini, Ronald Koeman diberitakan akan melakukan perombakan besar di skuat Barcelona. Ia ingin menyingkirkan beberapa pemain dan mendatangkan pemain muda berkualitas di bursa transfer.

RAC 1 mengklaim bahwa Koeman sudah mengajukan nama pertama untuk direkrut Barca. Ia adalah winger Lyon, Memphis Depay. Mengapa Koeman menginginkan sosok Depay?

Masih dari laporan yang sama, disebutkan bahwa mantan pelatih Everton ingin merekrut Depay karena ia tahu sang winger bisa berguna untuk Barcelona.

Sebagai informasi, sebelum resmi menjadi manajer Barcelona, Ronald Koeman adalah pelatih Timnas Belanda selama dua tahun terakhir. Artinya, sudah dua tahun dia bekerja sama dengan Memphis Depay dan sang juru taktik disebut sangat menyukai gaya bermain eks MU tersebut.

Ia percaya Depay bisa memberikan kontribusi yang besar untuk Barcelona jika ia pindah ke Camp Nou musim depan.

Di samping itu, ada alasan lain yang mendasari ketertarikan ini, terkait dengan harga sang winger yang mungkin lebih terjangkau. Barcelona tidak perlu membayar mahal untuk merekrutnya, cukup dengan 30 juta euro saja.

Hal tersebut berkaitan dengan fakta bahwa kontrak Depay bersama Lyon akan berakhir pada tahun 2021 mendatang. Menurut informasi yang terdengar, Memphis Depay tidak mau memperpanjang kontraknya di Les Gones.

Akan tetapi, rencana Barcelona terbilang tidak mudah, mengingat Manchester United masih punya klausul pembelian kembali terhadap sang winger yang harus didulukan Lyon.

Melihat performa apik Depay belakangan, bukan tidak mungkin Solskjaer bakal menariknya kembali ke Old Trafford.

Pelatih Barcelona Akui Robert Lewandowski Bisa Jadi Ancaman

Juru taktik Barcelona, Quique Setien tidak bisa membantah fakta bahwa Robert Lewandowski adalah salah satu striker terbaik saat ini dan bisa jadi ancaman bagi timnya dalam laga melawan Bayern Munchen nanti.

Tak terbantahkan, musim ini Lewandowski memang tampil ciamik. Pemain Polandia tersebut mampu memproduksi total 53 gol dari 44 laga di semua kompetisi bagi bayern Munchen.

Berkat performa yang apik tersebut, Lewy sukses mempersembahkan gelar juara bundesliga Jerman dan DFB Pokal untuk Bayern Munchen.

Sedangkan Barcelona masih mengandalkan Lionel Messi. Kendati sudah berusia 32 tahun, Messi masih produktif dimana musim ini dia telah mengemas 31 gol di semua ajang untuk raksasa Catalan.

Wajar jika kemudian orang-orang meyakini bahwa Lewandowski dan Messi menjadi sorotan utama dalam laga kali ini. Kedua pemain akan jadi ancaman bagi kedua tim di sepanjang pertandingan nanti.

Ketajaman Lewandowski di satu sisi membuat salah satu legenda Jerman, Lothat Matthaus beranggapan bahwa pemain Polandia sudah layak disejajarkan dengan Messi.

Setien sendiri mengakui kehebatan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut, tapi dia tidak setuju soal sang striker sudah sejajar dengan Messi.

“Lewandowski adalah pemain yang hebat, tapi saya pikir dia tidak berada di level Leo,”

“Saya pikir itu sudah jelas. Benar kalau performanya sedang bagus dan dia sangat dibantu oleh rekan setimnya. Dia dalam kondisi yang bagus, begitu juga dengan Leo, dan kami telah melihatnya saat melawan Napoli,” ucap Setien seperti yang dikutip dari Marca.

Karena ketajamannya musim ini, banyak yang menyarankan Barcelona untuk mengawal ketat Lewandowski dalam pertandingan nanti. Akan tetapi, Setien tidak akan berfokus pada satu titik saja.

“Kami mengetahui potensi lawan. Kami akan mencoba untuk meminimalisir kekuatannya. Mereka secara potensi sangat luar biasa, tapi begitu juga dengan kami,”

“Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang seimbang, dengan berbagai alternatif dari kedua sisi. Kami bisa bicara banyak pada pertandingan kali ini,” pungkas mantan pelatih Real Betis tersebut.

Adapun, duel Super Big Match ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu dinihari WIB nanti, 14 Agustus 2020.

Luis Suarez Jadi Kunci Transfer Lautaro Martinez ke Barca

Raksasa La Liga Spanyol, Barcelona disebut telah menyudahi usaha mereka untuk merekrut penyerang muda Argentina, Lautaro Martinez pada bursa transfer musim panas ini.

Sebelumnya, raksasa Catalan memang sudah sering kali dikaitkan dengan pemain berusia 22 tahun tersebut. Akan tetapi Presiden klub, Josep Maria Bartomeu baru-baru ini mengakui bahwa negosiasi telah dihentikan karena pandemi covid-19 yang masih jadi ancaman bagi sejumlah klub.

Disebutkan, bahwa kondisi finansial Barcelona cukup terdampak akibat dari pandemi ini. Wajar saja, mereka jadi tidak bisa mendapat pemasukan dari penjualan tiket stadion.

Namun, menurut laporan di Spanyol, masih ada cara untuk pemain berusia 22 tahun itu masih bisa pindah Barcelona.

Kunci dari transfer ini diyakini adalah striker Uruguay, Luis Suarez. Eks Liverpool diyakini menjadi alasan kenapa Barcelona mundur dari perburuan Lautaro Martinez.

Andai pada akhirnya nanti Suarez menerima tawaran pindah ke klub David Beckham di MLS, Inter Miami, Barcelona kemungkinan besar akan membuka kembali negosiasi dengan Inter Milan untuk transfer sang pemain.

Di sisi lain, ada juga laporan yang mengklaim bahwa Lautaro Martinez bakal bertahan di Inter Milan sampai satu musim ke depan. Dia tak buru-buru bergabung dengan tim yang dipimpin Lionel Messi.

Disebutkan juga bahwa Lautaro siap menolak tawaran dari klub manapun selama satu tahun ke depan.

Mantan pemain Racing Club dikabarkan hanya ingin memperkuat Barcelona jika pindah dari Inter Milan.

Pemain berusia 22 tahun itu memperlihatkan performa yang impresif bersama I Nerazzurri. Martinez berhasil mencetak 16 gol dan empat assist dari 31 laga yang dimainkan bersama Inter Milan pada musim ini.

Raksasa Catalan diyakini masih belum menyerah dalam usaha mereka mendapatkan servis Lautaro Martinez. Kedua pihak sudah sepakat untuk menuntaskan transfer ini di tahun 2021, dimana saat itu klub meyakini bahwa kondisi finansial mereka sudah membaik.

Musim ini, Lautaro Martinez tampil cemerlang bersama dengan Inter Milan. Dia mengemas 19 gol di semua ajang untuk raksasa Serie A Italia tersebut.

Meski Bawa MU Finish Ketiga, Solskjaer Tetap Dikritik Roy Keane

Keberhasilan Ole Gunnar Solskjaer mengantarkan Manchester United finish di peringkat ke-3 pada klasemen akhir Premier League musim ini tak serta merta membuat seorang Roy Keane mengubah pandangannya.

Bahkan, mantan kapten Manchester United tersebut menganggap Frank Lampard selaku pelatih Chelsea jauh lebih baik dibandingkan Solskjaer. Tapi ada alasan kenapa dia beranggapan seperti itu.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Lampard ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada awal musim 2019/2020. Bagi Lampard, ini adalah musim debutnya bersama sebagai pelatih klub Premier League.

Sedangkan bagi Solskjaer, ini adalah musim keduanya di ajang Premier league sejak dipercaya menggantikan Jose Mourinho di pertengahan musim kemarin. Dengan kata lain, Solskjaer punya pengalaman lebih panjang.

Solskjaer dan Lampard sempat bersaing memperebutkan posisi ketiga di klasemen akhir, dan persaingan tersebut akhirnya dimenangkan oleh pelatih asal Norwegia.

Manchester United berada di posisi ketiga klasemen akhir Premier League. Sedangkan, Lampard bersama Chelsea berada di posisi keempat. Namun, kedua tim ini hanya terpaut selisih gol saja.

“Frank Lampard telah melakukan pekerjaan yang lebih baik, saya harus mengatakan itu,”

“Saya memang berharap mereka akan bersaing di sana, tetapi dengan cara mereka bermain, penampilan mereka, dan cara Lampard beradaptasi dengan cepat,” ucap Roy Keane dikutip dari Sky Sports.

Apa yang membuat Roy Keane merasa kagum terhadap Lampard adalah fakta bahwa klub London tersebut jarang belanja pemain pada bursa transfer dan mengorbitkan para pemain muda.

“Dia membuat banyak keputusan penting dan mengorbitkan banyak pemain muda yang bagus,” kata Roy Keane.
“Mereka finis di empat besar dan sudah pasti bahwa jika mereka mampu menjadi juara Piala FA, maka itu sangat luar biasa. Ini adalah langkah besar bagi Chelsa,” kata Roy Keane.

Seperti diketahui, Chelsea memang berpeluang memenangkan gelar Piala FA musim ini. Mereka mengalahkan Manchester United di babak semifinal dengan skor akhir 3-1.

Di partai puncak, The Blues akan berhadapan dengan Arsenal. Pertandingan itu akan berlangsung di Wembley pada 2 Agustus mendatang.

La Liga Sudah Usai, Begini Nasihat Messi pada Barcelona

Kompetisi La Liga Spanyol musim ini telah berakhir, Barcelona gagal juara, kini satu-satunya harapan mereka adalah Liga Champions Eropa. Untuk target terakhir ini, Kapten Lionel Messi lantas memberikan nasihat kepada timnya.

Berakhirnya peluang Barcelona untuk menjadi juara La Liga musim ini sebenarnya sudah dipastikan sejak kekalahan melawan Osasuna pekan kemarin. Tapi masih ada satu pertandingan tersisa, dimana Raksasa Catalan berhadapan dengan Deportivo Alaves.

Setelah kekalahan tak terduga melawan Osasuna, Barcelona seperti mengamuk, mencetak lima gol tanpa balas dalam Jornada terakhir dinihari WIB tadi (20/07).

Memang kemenangan telak 5-0 tak berarti apa-apa, Barcelona tetap finish sebagai runner up, dan Real Madrid tetap jadi juaranya. Tapi, bagi Lionel Messi kemenangan besar atas Alaves sangat penting.

Bagi sang kapten, kemenangan tersebut adalah bukti komitmen dan perjuangan Barca untuk memperbaiki musim. Mengingat fakta bahwa klub masih punya Liga Champions Eropa untuk diperjuangkan, walau tentunya tidak akan mudah.

“Kemenangan ini adalah momen krusial sebab kami akan bermain untuk meraih sesuatu yang penting, yakni Liga Champions. Anda tak perlu mengenakan ban kapten untuk menyadari apa yang kami lakukan musim ini,”

“Kami semua menyadari fakta bahwa kami harus tampil lebih konsisten lagi. Seperti yang dikatakan pelatih beberapa hari lalu, ada beberapa pertandingan di mana kami tampil sangat baik. Tapi Barcelona harus menjaga performa itu selama 90 menit dan di semua pertandingan,” ujar Messi kepada Sport.

Di ajang Liga Champions Eropa, Barcelona akan menghadapi Napoli pada leg kedua di Camp Nou. Leg pertama sendiri berakhir dengan hasil imbang 1-1. Mengingat wakil Italia itu adalah lawan yang sulit, Barcelona harus benar-benar fokus dan tidak mengulang kesalahan yang sama.

“Saya kira sekarang kami membutuhkan sedikit ketenangan, menjernihkan pikiran kami, dan kembali dengan hasrat yang lebih besar dari sebelumnya,”

“Kami sudah mengatakan apa yang perlu dikatakan, kami telah mengkritik diri sendiri. Sekarang waktunya bekerja keras dan memberikan segalanya.” sambung Messi.

Rencananya, pertandingan big match ini akan berlangsung pada 9 Agustus mendatang.

Kembalinya Samuel Umtiti Dari Cedera Masih Jadi Misteri

Lama tak terdengar, publik mulai bertanya-tanya tentang kondisi Samuel Umtiti karena bek asal Prancis tersebut masih dalam kondisi cedera sampai sekarang. Menariknya, pelatih Quique Setien tampak belum bisa memberitahu kondisi terkini sang pemain.

Kampanye musim 2019/20 ini memang menjadi salah satu musim yang buruk bagi pemain Tim Nasional Prancis tersebut. Bagaimana tidak? Samuel Umtiti kerap mendapatkan cedera berkepanjangan sehingga beberapa kali dia harus absen dari skuat Raksasa Catalan.

Sebenarnya, masa pendundaan kompetisi karena pandemi Virus Corona selama tiga bulan terakhir ini adalah masa dimana Umtiti memulihkan kondisnya. Benar saja, Setelah La Liga dilanjutkan, Umtiti sempat bermain lagi.

Akan tetapi dalam tiga pertandingan terakhir La Liga yang dimainkan Messi cs, sang bek tidak nampak lagi dalam susunan skuat. Jadi rasanya wajar jika publik bertanya tentang kondisi mantan pemain Lyon tersebut.

Dalam wawancaranya baru-baru ini, Setien memberikan informasi terkait situasi Umtiti. Ia menyebut sang bek masih harus absen karena cedera. Kondisi lutut sang bek menurutnya cukup serius sehingga tidak memungkinkan untuk bermain lagi dalam waktu dekat.

“Dia memiliki masalah yang serius di lututnya,” ujar Setien yang dikutip Sportsmole.

Lantas, kapan Samuel Umtiti bisa kembali bermain lagi? Apakah sang defender masih punya kesempatan tampil di sisa kampanye musim 2019/20 ini. Karena seperti diketahui, La Liga Spanyol hanya menyisakan dua pertandingan saja bagi Barcelona.

Menjawab pertanyaan tersebut, Quique Setien tampak tidak bisa memberi kepastian. Sang juru taktik menyebut cedera Umtiti ini cukup mengkhawatirkan, sampai-sampai tidak bisa ditentukan kapan pemain Prancis bakal jalani comebacknya.

“Kami belum tahu kapan ia akan kembali. Bahkan dokter-pun tidak bisa menentukan seberapa lama ia harus absen.” ujarnya.

Tentu saja ini sangat disayangkan, mengingat Samuel Umtiti selama ini tampil cukup bagus di lini pertahanan Barcelona. Dia bertandem dengan Gerard Pique di jantung pertahanan klub. Untung saja, Raksasa Catalan masih punya pemain lain seperti Clement Lenglet.

Sekarang ini, Samuel Umtiti masih terikat kontrak di Barcelona setidaknya sampai tahun 2023 mendatang.

Sejak Awal, Icardi Tak Tertarik Gabung Juve atau Napoli

Mauro Icardi telah resmi ditebus secara permanen oleh Paris Saint-Germain setelah sempat diisukan bakal bergabung dengan sejumlah klub, termasuk Juventus dan Napoli. Namun pemain Argentina itu menegaskan bahwa sejak awal tekadnya memang jadi pemain tetap PSG.

Sebagaimana diketahui, eks Sampdoria tersebut memang tersingkir dari skuat Inter Milan begitu Antonio Conte dipilih jadi pelatih di klub tersebut. Mantan pelatih Juventus itu lebih memilih mengandalkan Lautaro Martinez dan striker anyar, Romelu Lukaku.

Sadar tak mendapat tempat di tim utama Nerazzurri, Icardi lantas secara terpaksa harus terima dipinjamkan ke Paris Saint-Germain. Berdasarkan kesepakatan, PSG akan meminjam Icardi selama satu musim dengan opsi pembelian permanen senilai 70 juta euro.

Bersama dengan Paris Saint-Germain, Icardi mencetak 20 gol dari 31 laga. Namun begitu, sempat terdengar kabar bahwa Les Parisiens tak tertarik merekrut pemain Argentina secara permanen. Bahkan, yang bersangkutan sempat dikaitkan dengan Juventus dan Napoli.

Pada akhirnnya, Icardi memang ditebus Paris Saint-Germain secara permanen. Sang pemain sendiri mengaku bahwa dari awal memang sudah berniat jadi pemain tetap tim asuhan Thomas Tuchel tersebut.

“Segera setelah saya tiba dari Italia ke Paris, keputusan saya adalah Final. Opsi untuk membeli hanya dapat diaktifkan musim ini tetapi bagi saya, semuanya telah diputuskan sejak musim lalu.” katanya kepada Le Parisien.

Lebih lanjut, Icardi mengaku telah berbicara mengenai hal ini bersama para manajer dan direktur klub, Leonardo.

“Ketika opsi menjadi peluang nyata, kami mendiskusikannya dengan para manajer, dengan Leonardo. Kami mengevaluasi keputusan dengan keluarga saya, dan kami semua memutuskan untuk tetap tinggal.”

“Leonardo kemudian mengkonfirmasi bahwa opsi itu dipicu. Itu mudah ditandatangani,” serunya.

Sementara soal Juventus dan Napoli, Icardi menegaskan bahwa dia sama sekali tak tertarik bergabung dengan salah satu dari klub Serie A itu.

“Tidak tidak. Saya merasa baik di Paris. Saya kembali ke Italia selama liburan dan menghabiskannya di sana bersama keluarga saya,” tegasnya.

Di Paris Saint-Germain, Icardi menyepakati kontrak berdurasi empat tahun.

Sarri Tegaskan Penjualan Pjanic Bukan Karena Alasan Teknis

Juventus disebut-sebut siap melepas salah satu pemain andalan mereka, Miralem Pjanic. Meski tak membenarkan hal tersebut, tapi pelatih Maurizio Sarri menegaskan bahwa dipertahankan atau tidak, Pjanic tetap pemain yang hebat.

Sudah beberapa bulan terakhir ini muncul spekulasi yang mengklaim bahwa Juventus dan Barcelona akan mencapai kesepakatan pertukaran pemain. Proses negosiasi antara kedua klub dipercaya melibatkan dua nama pemain, mereka adalah Miralem Pjanic dan Arhtur Melo.

Pjanic gencar dikabarkan akan hengkang ke Barcelona, sedangkan Arthur yang sebelumnya menolak pindah ke Turin diyakini sudah berubah pikiran dan siap berganti klub.

Hanya saja, untuk merealisasikan transfer bindang muda Brazil tersebut, bianconneri harus merogoh kocek senilai 70 juta euro. Dari jumlah tersebut, 60 juta euro di antaranya ditutupi penjualan Miralem Pjanic menuju Barcelona.

Kabar transfer ini terus berkembang seiring dengan berjalannya wakut. Menariknya, saat ditanya perihal tersebut, pelatih Maurizio Sarri tidak memberikan bantahan tapi tidak membenarkannya.

Dia hanya bisa memastikan bahwa jika memang pada akhirnya Miralem Pjanic dilepas Juventus, bukan berarti itu karena masalah teknis.

“Jika dia dijual, maka itu karena alasan lain. Dia tak perlu diperdebatkan dari sisi teknis. Namun, saya tak mendengar apa pun dari klub, jadi saya tak memikirkannya,”

“Ada diskusi antara kami berdua soal aspek teknik dan mental. Dia tak perlu khawatir jika tak bermain, tapi dia harus bereaksi cepat. Saya senang dengan Miralem dan saya yakin, di posisi tersebut, dia bisa jauh lebih baik lagi,” ujar Sarri seperti dikutip Goal International.

Lantas, bagaimana dengan Arthur? Sejauh yang diketahui Sarri, saat ini pemain Brazil tersebut masih pemain Barcelona, jadi dia pun enggan berbicara mengenai pemain klub lain.

“Arthur adalah pemain Barcelona, membicarakan dia sepertinya tidak tepat. Saya tak suka ketika Quique Setien berbicara soal Pjanic, pemain kami. Karena itu saya tak akan berbicara soal Arthur,” tegasnya.

Pertukaran pemain antara Barcelona dan Juventus dipercaya akan segera terealisasi dalam waktu dekat ini. Hanya menunggu kompetisi La Liga Spanyol dan Serie A Italia berakhir.

Soal Masa Depannya, Ini Kata Diego Godin

Pemain Uruguay, Diego Godin akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi transfernya di bursa transfer musim panas ini. Eks Atletico Madrid tersebut membantah kabar bahwa bakal meninggalkan Inter Milan.

Sebenarnya, Diego Godin sendiri tergolong sebagai salah satu bagian baru dari Inter Milan. Sang bek didatangkan dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas lalu dengan status bebas agen alias gratis.

Menariknya, setelah belum genap semusim membela Nerazzurri, pemain berusia 34 tahun ini diisukan bakal hengkang dari San Siro. Spekulasi tersebut berkaitan dengan minimnya jam bermain yang didapat pemain Uruguay dibawah arahan manajer Antonio Conte.

Namun bicara mengenai spekulasi tersebut, Diego Godin justru merasa terkejut.

“Sebenarnya saya sangat terkejut mengenai berita-berita transfer itu,” ujar Godin yang dikutip Goal International.

Ditegaskan mantan pemain Atletico Madrid tersebut bahwa dirinya sama sekali tak tertarik untuk meninggalkan San Siro lantaran sudah merasa nyaman bermain disana.

“Sejak saya bergabung dengan klub ini, saya merasa sangat nyaman. Saya merasa diterima oleh klub dan fans sejak hari pertama saya di sini, sehingga saya merasa seperti ada di rumah sendiri.”

“Saya tidak pernah berpikir meninggalkan Inter karena saya merasa menjadi bagian dari proyek ini. Tim ini sangat spektakuler, dan saya ingin menyelesiakan kontrak saya dan menikmati bermain di Italia dan Inter yang sudah percaya kepada diri saya.” Tandasnya.

Sejak awal, tujuan Godin bergabung dengan Inter Milan adalah untuk memenangkan trofi juara, membawa Nerazzurri memenangkan sesuatu. Mantan pemain Atletico Madrid tersebut merasa bangga dengan menjadi penggawa pasukan Antonio Conte.

“Saya datang ke sini dengan tujuan untuk membantu klub memenangkan gelar juara lagi. Saya sangat gembira karena saya tahu klub memiliki perasaan yang sama dengan saya, sehingga saya merasa bangga memperkuat tim ini.” Tandasnya.

Adapun, sebenarnya Diego Godin sendiri masih terikat kontrak yang cukup panjang di Inter. Saat sepakat pindah klub pada musim panas kemarin, dia menandatangani kontrak sampai tahun 2022 mendatang.

Tapi, andai situasinya tak berubah musim depan, Godin tampaknya harus mempertimbangkan opsi lain.

Page 1 of 7

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén